| Desa Mandiri Pangan Bertambah |
|
Badan Ketahanan Pangan Departemen Pertanian menargetkan Program Desa Mandiri Pangan pada tahun ini mencapai 825 desa atau meningkat dari tahun lalu 604 desa. Kepala Badan Ketahanan Pangan, Kaman Nainggolan di Jakarta, Selasa mengatakan, Desa Mandiri Pangan merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan dan gizi masyarakat melalui pendayagunaan sumberdaya, kelembagaan dan budaya lokal di pedesaan. "Melalui program ini masyarakat dilatih dan dibimbing untuk mandiri terutama untuk pemenuhan kebutuhan pangan sampai tingkat rumah tangga," katanya. Kaman mengatakan, program yang dilaksanakan selama empat tahun itu dilakukan secara bertahap meliputi tahap persiapan, penumbuhan, pengembangan dan kemandirian. Sebagai upaya pemberdayaan masyarakat melalui program tersebut, tambahnya, pemerintah telah menyiapkan dana bergulir sebanyak Rp80 juta untuk setiap desa. Dana tersebut, menurut dia, nantinya bisa dikelola oleh kelompok masyarakat sebagai dana simpan pinjam untuk membantu anggota masyarakat pedesaan mendapatkan modal usaha, sehingga mereka mampu mencukupi kebutuhan pangannya. "Dengan Program Desa Mandiri Pangan, diharapkan terwujud ketahanan pangan dan gizi tingkat desa yang ditandai berkurangnya kerawanan pangan dan gizi," katanya. Menurut Kaman, saat ini dari 16,57% penduduk miskin yang juga rawan pangan di Indonesia hampir 70 di antaranya berada di pedesaan sehingga pembangunan pertanian dan perdesaan harus digenjot. Oleh karena itu, pada 2015 ditargetkan jumlah penduduk miskin di Indonesia ditargetkan turun menjadi di bawah 10% (kapanlagi.com)
|